Metode Belajar Untuk Balita


Metode belajar untuk anak balita sangat penting diperhatikan oleh orang tua. Mengingat hari ini adalah Hari Anak Nasional maka saya sedikit ingin berbagi mengenai metode ini karena anak merupakan penerus masa depan bangsa. Seperti yang sudah saya bahas pada posting terdahulu mengenai pre school, pertumbuhan otak anak mengalami masa emas pada usia 0-5 tahun. Di masa inilah anak-anak mulai diperkenalkan dengan belajar. Pada pengenalan belajar ini orang tua sangat berperan penting sehingga belajar dapat menjadi lebih optimal dan mengurangi kesalahan yang terjadi karena kekurang pahaman orang tua dapat menghambat keterampilan anak-anak dalam belajar.



Belajar untuk anak usia balita adalah memperkenalkan bagaimana cara mereka untuk belajar bukan hanya pembelajaran apa yang mereka dapat. Ada beberapa metode pembelajaran yang sebaiknya diperhatikan oleh orang tua, yaitu:



  • Orang tua dapat memperkenalkan anak-anaknya untuk memulai pekerjaan dan menyelesaikan pekerjaan tersebut. Tentunya bukan pekerjaan seperti orang dewasa, biarkan anak-anak untuk bermain sesuai dengan yang mereka inginkan dan biarkan mereka melakukannya hingga selesai. Usahakan agar orang tua jangan menghentikan permainan mereka sebelum anak-anak menyelesaikannya. 
  • Metode belajar yang kedua adalah melatih anak untuk mengerjakan tugasnya sendiri. Biarkan anak Anda dengan bebas memilih mainan apa yang mereka inginkan dan biarkanlah mereka bermain sendiri dan berkreatifitas dengan mainan tersebut tanpa Anda damping, Anda hanya perlu mengawasinya. Metode belajar ini akan sangat berpengaruh pada kehidupannya karena dengan mengerjakan tugasnya sendiri mereka akan menjadi seseorang tang tidak mudah bergantung pada orang lain. 
  • Metode belajar yang ketiga adalah melatih anak untuk menyukai membaca dan menulis. Berilah anak Anda sarana untuk menulis atau menggambar dan bebaskanlah anak-anak untuk mencorat-coret sesuai keinginan mereka. Lalu Anda mulai bisa mengarahkan anak Anda untuk mencontoh tulisan yang ada pada buku yang mereka sukai. Mengenai menumbuhkan minat baca anak-anak saya sudah membahasnya pada cara menumbuhkan minat baca. Semoga posting ini bias bermanfaat untuk Anda.



[+/-] Selengkapnya...

Bahasa Tubuh Wanita Saat Kuasai Ranjang




Membiarkan wanita memegang kendali ranjang sesekali waktu adalah sebuah penyegaran yang patut dicoba. Meski demikian, Anda perlu memelajari kode-kode yang diisyaratkannya agar petualangan cinta berjalan lancar.

 
Merayu idealnya memang diutarakan lewat kalimat yang dapat didengar langsung oleh lawan bicara. Namun ketika di ranjang, tindakan menjadi sebuah isyarat rayuan. Untuk menerjemahkannya memang agak cukup sulit dibandingkan dengan rayuan pada umumnya. Agar Anda dapat memahaminya dengan baik, berikut ini panduannya, seperti dibeberkan Times of India.

- Kontak mata adalah isyarat dasar. Ketika dia berusaha membuat Anda melihat kepadanya, biasanya matanya akan tertuju pada Anda. Artinya, ada sebuah ungkapan cinta yang diekpresikan lewat matanya. Segera balas dengan tatapan yang tajam ke arahnya dan biarkan kekuatan pandangan tersebut menyiratkan perasaan cinta selanjutnya dalam malam panas Anda.

- Wanita yang ingin menggoda di ranjang biasanya akan memanfaatkan bahasa tubuhnya. Anda mesti “peka” dengan kode tersebut. Tandai rayuannya dengan bahasa tubuh yang ditunjukkan lewat badan yang cenderung condong ke arah Anda sambil berbicara, menyentuh lengan Anda, dan memainkan rambut Anda. Ini artinya dia menunjukkan kalau dirinya tidak keberatan Anda mulai menjamahnya secara perlahan.
 
- Ketika dia berusaha menjerat Anda artinya bukan berarti dia tertarik pada masa lalu, sekarang atau masa depan. Tapi dirinya sedang tertarik dengan masa-masa romantis Anda. Jadi, bersikaplah lebih peka dengan hal tersebut.

- Pelajari bahasa tubuhnya yang jauh lebih terbuka. Jika dia ingin menunjukkan bahwa dia bersedia untuk bercinta, maka tubuhnya akan memberikan isyarat. Dia akan membiarkan tangan dan kakinya terbuka dan dia pun akan mengekspos fisiknya lebih dari biasanya.

sumber : okezone.com


[+/-] Selengkapnya...

Entri Populer